Senin, 01 Mei 2017

Penyesalanku

By:: Della K

Begitu cepat waktu berlalu...
Tak terasa perjumpaan ku sudah berlalu...
Sangat cepat...
Sangat menyesal...
Sangat kecewa...
      Teringat dalam memoriku...
      Menangis mengingat masa lalu...
      Melukis canda tawa & kebahagiaan bersamaku...

Sepanjang waktu berlalu...
Begitu kejamnya aku melupakan jasamu...
Maafkan aku...
Andai waktu dapat terulang...
Aku berjanji akan memberikan yang terbaik untukmu...

Cara menghilangkan bekas jerawat

By:: Della K

Cara alami::

1)Keringkan kulit jeruk di bawah matahari selama beberapa hari sampai benar benar kering
2)Haluskan kulit jeruk sampai menjadi bubuk
3)Tambahkan air pada bubuk kulit jeruk dan aduk hingga menjadi pasta
4)Oleskan pasta pada wajah yang berjerawat dan diamkan selama beberapa menit
5)Bilas dengan air hangat

Semoga bermanfaat

Sabtu, 29 April 2017

Rumah

Tempat berteduh
By : RissaAU

Rumah
Kau sangat berarti untuk kehidupan
Tanpa kau orang tak bisa berlindung
Dari panas maupun dingin
Dari serangan binatang buas
Yang ingin menerkam
Walaupun kau sederhana
Kau tempat yang sangat berarti
Kau sebagai tempat berkumpul
Kau sebagai tempat bermain oleh anak anak
Sebagai tempat untuk menghilangkan lelah
Bagi keluarga yang telah seharian bekerja
Kau tempat yang paling nyaman

Keluarga

Keluarga
By: RissaAU

Keluarga adalah tempat untuk berbagi cerita. Bisa mendapatkan solusi atas masalah yang menimpa salah satu anggota. Di dalam keluarga kita bisa menjadi pribadi yang mandiri dan disiplin. Orang tua telah mendidik anaknya supaya menjadi orang yang berbakti.

Tokoh kebangkitan nasional

TOKOH KEBANGKITAN NASIONAL:
By: RissaAU

1. Dr. Sutomo
Beliau pendiri Budi Utomo yang mana hari didirikannya diperingatkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. 20 Mei 1908, beliau bersama rekan-rekan lulusan STOVIA mendirikan Budi Utomo, organisasi yang membuat Indonesia menghadapi suatu zaman, yakni pergerakan nasional.

2. Ki Hajar Dewantara
Beliau selain menjadi tokoh pergerakan nasional, beliau juga menjadi tokoh pendidikan Indonesia. Tanpa beliau, bangsa kita tidak akan pernah menikmati indahnya masa-masa sekolah dan mengenyam pendidikan.

3. Douwes Dekker
Tokoh ini masih juga berdarah Indonesia. Namun tidak sepenuhnya. Tetapi keberadaanya bagi Indonesia sangat bermakna. Beliau mendirikan Nationale Indische Partij pada tahun 1912, Nationale Indische Partij merupakan sebuah partai politik.

4. Dr. Cipto Mangunkusumo
Beliau merupakan dokter profesional yang cenderung lebih dikenal sebagai tokoh pergerakan nasional. Bersama dengan Ki Hajar Dewantara dan Douwes Dekker, beliau mendirikan partai politik Nationale Indische Partij. Pada awalnya Dr. Cipto Mangunkusumo bergerak sebagai dokter pemerintahan dibawah Belanda.

5. Soekarno
Soekarno berjasa besar bagi bangsa Indonesia. Perjuangannya menjelang detik-detik proklamasi tidak dapat dilupakan

HarKitNas

Hari Kebangkitan Nasional
By : RissaAU

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), hari yang menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia yang ditandai dengan kelahiran organisasi Budi Utomo pada tahun 1908. Kebangkitan Nasional adalah bangkitnya semangat Nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan. Organisasi Budi Utomo yang didirikan pada tanggal 20 Mei 1908 oleh Dr. Sutomo dan para mahasiswa STOVIA yaitu Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji serta digagas oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo pada awalnya bukan organisasi politik, tetapi lebih ke organisasi
yang bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan. Namun seiring waktu Budi Utomo kemudian menjadi cikal bakal gerakan yang bertujuan untuk kemerdekaan Indonesia.

Artikel

Ki Hajar Dewantara
By : RissaAU

Ki Hajar Dewantara lahir di pakaulaman, 2 Mei 1889 - meninggal di Yogjakarta 26 April 1959. Beliau adalah pendiri perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi pribumi untuk memperoleh hak pendidikan. Tanggal kelahirannya di peringati sebagai hari pendidikan nasional. Semboyannya tut wuri handayani menjadi slogan kementerian pendidikan nasional indonesia.